<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Alhakamidium Project</title>
	<atom:link href="http://alhakamidium.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alhakamidium.wordpress.com</link>
	<description>Self-project dedicated by alhakamidium</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Oct 2009 08:41:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='alhakamidium.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/6f938c1bf1f85727bbc58cf8cb15bddf?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Alhakamidium Project</title>
		<link>http://alhakamidium.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Document &amp; Query Forms</title>
		<link>http://alhakamidium.wordpress.com/2008/09/01/document-query-forms/</link>
		<comments>http://alhakamidium.wordpress.com/2008/09/01/document-query-forms/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2008 09:28:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alhakamidium</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi & Perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[controlled vocabulary]]></category>
		<category><![CDATA[document]]></category>
		<category><![CDATA[information retrieval]]></category>
		<category><![CDATA[query]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alhakamidium.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[ 
Dokumen dan Bentuk-bentuk Query
 
Didalam sebuah sistem informasi, data termasuk kedalam dua kategori utama yaitu dokumen atau data yang akan/telah disimpan dan di temu balik, serta query-query tentang kebutuhan informasi. 
Dari sudut pandang temu balik informasi kunci masalahnya adalah bagaimana untuk menyatakan kebutuhan informasi dan bagaimana mengidentifikasi dokumen yang memenuhi kriteria kebutuhan informasi itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alhakamidium.wordpress.com&blog=930085&post=49&subd=alhakamidium&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Dokumen dan Bentuk-bentuk Query</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Didalam sebuah sistem informasi, data termasuk kedalam dua kategori utama yaitu dokumen atau data yang akan/telah disimpan dan di temu balik, serta query-query tentang kebutuhan informasi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Dari sudut pandang temu balik informasi kunci masalahnya adalah bagaimana untuk menyatakan kebutuhan informasi dan bagaimana mengidentifikasi dokumen yang memenuhi kriteria kebutuhan informasi itu tadi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Konsep Dokumen</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Banyak orang berpikir bahwa dokumen hanyalah sebuah kertas tercetak atau buku, namun untuk tujuan temu balik informasi dokumen mencakup spektrum yang lebih luas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Dokumen adalah data yang disimpan dan dibuat dalam bentuk apa saja. Dokumen mencakup tidak hanya material tercetak, tetapi juga tulisan informal seperti surat atau pesan singkat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Konsep dokumen bisa juga diperluas mencakup program komputer, file data, pesan <em>e-mail</em>, gambar dan koleksi gambar, berbagai grafik dan suara, atau rekaman suara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Konsep kunci yang melandasi penyimpanan, pencarian, dan proses temu balik adalah dokumen tersimpan dalam bentuk yang bisa diperoleh kembali.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Struktur Besar Data</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Apapun struktur murni dari dokumen, entah itu berupa angka-angka, kata-kata, pixel-pixel, ataupun yang lainnya, ada sebuah struktur besar yang melingkupinya. Struktur ini mempengaruhi format penyimpanan dokumen dan mode aksesnya. Karakteristik utama dari struktur besar ini adalah perluasan dan jenis penyusunan yang ditunjukkan oleh dokumen.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Spektrum pertama adalah dokumen-dokumen yang terformat penuh (<em>fully formatted documents</em>). Data yang ditemukan pada basis data relasional, jaringan, atau hirarkis adalah tipikal dari dokumen-dokumen tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Setiap dokumen dari jenis dokumen ini terdiri dari beberapa <em>field</em> yang belum terdefinisi. Setiap <em>field</em> memiliki sebuah ukuran yang belum didefinisikan serta posisi dokumen. Selama data memenuhi spesifikasi dari <em>field</em>, tipe struktur ini sangat baik untuk temu balik terperinci dari data yang terperinci juga dan untuk temu balik data yang ada didalam jangkauan spesifik dari nilai-nilai (<em>values</em>). Salah satu data yang dibutuhkan berada pada <em>field-field</em> yang seharusnya atau malah tidak ada di dalam basis data. Struktur terformat penuh ini kurang tepat untuk penyimpanan data yang tidak terperinci dan untuk merespon query yang tidak rinci, dimana harus ada penilaian intuitif yang dibuat berdasarkan ketepatan data pada <em>field</em> basis data dan query.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Spektrum terakhir adalah dokumen tidak terformat penuh (<em>fully unformatted document</em>) yang berarti bahwa dokumen-dokumen yang strukturnya hanyalah perintah yang ditentukan oleh proses penyimpanan dokumen itu sendiri. Sebagai contoh, data telemetri, data suara dan gambar atau bahkan beberapa data tekstual menunjukkan sebuah ketiadaan struktur yang mempengaruhi proses penyimpanan dan temu balik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Beberapa struktur yang ada didalam sebuah dokumen secara langsung mungkin tidak terlihat dan tidak tersedia bagi pengguna didalam sebuah sistem informasi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Dokumen-dokumen elektronik seringkali memiliki tambahan penyandian informasi tentang format yang tidak umum untuk dilihat oleh pengguna. Bagaimanapun, sebuah sistem informasi bisa dirancang untuk menggunakan sandi-sandi (kode) didalam menganalisis dan menyimpan sebuah dokumen.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Selain adanya struktur eksplisit seperti ini, sebuah dokumen juga memiliki struktur implisit seperti pengidentifikasi dokumen (<em>document identifier</em>) yang secara otomatis telah ditentukan atau hubungan logis, grafis, dan konseptual diantara berbagai bagian dari dokumen. Secara klasik, struktur implisit ini telah digunakan untuk pemeriksaan kesalahan (<em>error checking</em>), seperti menjamin bahwa data yang disimpan pada sebuah field harus berada pada batasan-batsan yang dipaksakan pada <em>field</em> tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Document Surrogates (Wakil-wakil Dokumen)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Banyak data yang disimpan pada basis data relasional merupakan <em>document surrogates</em> yang merupakan representasi terbatas dari keseluruhan isi dokumen aslinya. Karenanya, banyak juga kegiatan temu balik informasi yang berfokus pada <em>document surrogates</em> tentang bagaimana untuk menciptakannya dan juga bagaimana untuk merespon sebuah <em>stated information need</em> (kebutuhan informasi terucap).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Masalah pertama yang menantang dalam penyimpanan dan temu balik informasi berpusat pada document surrogates sejak penggunaannya secara potensial menjukkan ketidaklengkapan pengetahuan tentang dokumen itu sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Wakil (<em>surrogate</em>) pertama dari setiap dokumen secara nyata adalah sebuah pengidentifikasi dokumen (<em>document identifier</em>). Beberapa <em>identifier</em> hampir selalu dilampirkan pada sebuah dokumen yang berarti menghubungkan <em>surrogate</em> pada dokumen aslinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Secara khusus, data lain yang dimasukkan kedalam <em>document surrogate</em> biasanya dipertimbangkan karena berguna untuk pengguna. Contohnya, tanggal membantu pengguna untuk menentukan rentang waktu dan kelayakan sebuah dokumen. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Kata-kata dan frase yang penting, unit deskriptor seperti abstrak , ekstrak, dan tinjauan (<em>review</em>) dari dokumen menyediakan data tambahan yang berguna untuk pengguna yang membutuhkan informasi dan perancang sebuah sistem informasi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Untuk mengembangkan sebuah <em>document surrogate</em> data lain yang harus disertakan adalah data numerik, deskripsi dari citra/gambar, dan data spesifik lainnya yang ada pada sebuah dokumen.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Isu kunci didalam pengembangan sebuah <em>document surrogate</em> adalah keguanaan atau fungsi dari <em>document surrogate</em> itu sendiri. Kata-kata kunci dan abstrak dianggap cukup berguna untuk karya-karya cetak yang membutuhkan salah satu dari hal-hal tersebut untuk ditampilkan pada sebuah dokumen yang diterbitkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Kata kunci (<em>keyword</em>) adalah kata tunggal yang dipilih oleh penulis atau editor untuk mewakili isi dari dokumen. Sama halnya dengan frase kunci (<em>key phrase</em>) yaitu frase terpilih untuk mewakili isi dari dokumen.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Kata kunci dan frase kunci sering diarahkan kepada kebijaksanaan penulis. Oleh karena itu, sementara elemen-elemen data ini harus menunjukkan isi dari sebuah dokumen, mereka juga harus menunjukkan derajat dari variabilitas yang dimiliki oleh sebuah dokumen.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Abstrak adalah laporan singkat yang berisi paragraf singkat yang menjelaskan dan menggambarkan isi dari dokumen. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Ekstrak adalah <em>surrogate</em> buatan yang diciptakan oleh orang lain diluar penulis. Berbagai metode telah disarankan untuk membuat gagasan pada sebuah ekstrak yang terdiri dari kalimat-kalimat atau frase-frase yang diambil dari teks sebuah dokumen.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Review</span></em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> (tinjauan) adalah sama halnya dengan sebuah abstrak yang ditulis oleh orang lain selain penulis. Bagaimanapun, <em>review</em> menyediakan beberapa indikasi nilai dari sebuah dokumen. Dalam hal ini sebuah <em>review</em> tidak menyediakan akses langsung kepada sebuah dokumen tetapi memberikan komentar tentang hal yang ditinjau bersama dengan penunjuk kepada hal yang ditinjau. <em>Review</em> sendiri adalah dokumen terpisah yang bisa di temu balik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Jika sebuah <em>document surrogate</em> akan digunakan secara internal didalam sebuah endosistem maka data yang akan dimasukkan kedalam <em>surrogate</em> harus memenuhi algoritma yang digunakan sistem untuk memiliki dokumen-dokumen yang sesuai kebutuhan. Jika <em>surrogate document</em> ditampilkan pada pengguna maka <em>surrogate document</em> harus memuat data yang bisa diterjemahkan dan bermanfaat bagi pengguna.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Vocabulary Control (Pengendalian Perbendaharaan Kata)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Lamanya perdebatan tentang perbedaan antara query dan dokumen sejalan dengan isu-isu tentang pengendalian perbendaharaan kata yang disediakan bagi pengguna sistem. Kontrol pada proses pencarian informasi lebih mudah untuk dijalankan dengan merancang sistem temu balik yang hanya mengenali beberapa istilah dan menginformasikan kepada pengguna bahwa hanya istilah-istilah tersebut yang bisa digunakan. Hal ini tentu saja berpengaruh pada proses temu balik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Pendapat terkuat untuk <em>controlled vocabulary</em> (Perbendaharaan kata terkontrol) adalah hal ini menjalankan sebuah keseragaman pada seluruh bagian sistem temu balik dan membuat proses pencarian dan temu balik lebih efisien. <em>Controlled vocabulary</em> menekankan konsep-konsep yang sama tetapi sedikit berbeda untuk diperlakukan secara sama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Ada</span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> dua pendapat berbeda tentang <em>controlled vocabulary</em>. Pertama, menekankan kepada pengguna dengan adanya <em>controlled vocabulary </em>menghilangkan kemampuan pengguna untuk melihat informasi secara detail. Kedua, sementara dokumen di temu balik dengan cepat kebanyakan dari dokumen-dokumen tersebut memiliki keluasan dari dokumen yang ditandai.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Mereka yang mengemukakan pendapat tersebut yakin bahwa kompleksitas yang ditambahkan pada pencarian dengan <em>uncontrolled vocabulary</em> adalah harga yang kecil untuk menambah presisi dalam temu balik dokumen sesuai kebutuhan informasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Banyak sistem temu balik komersial lebih memilih untuk menggunakan uncontrolled vocabulary daripada harus menghadapi pengguna yang frustasi untuk memilih istilah yang tepat sesuai kebutuhan informasi mereka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Struktur Murni Data</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Secara historis, representasi dari item data atomis, yaitu item yang tidak bisa diuraikan kembali menjadi bagian-bagian kecil, telah melalui sebuah periode standarisasi. Struktur murni dari data terdiri dari format penyandian data di dalam sebuah sistem temu balik informasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Standar untuk penyandian data menyediakan landasan untuk pengintegrasian dan penanganan data yang lebih mudah dari berbagai sumber. Sama halnya, bahasa pemrograman dan standar praktis yang dikembangkan dengan basis seperti FORTRAN, Pascal, dan C mungkin tidak akan sesuai untuk bahasa pemrograman yang berorientasi pada objek.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Sistem komputasi terdahulu menggunakan set karakter terbatas berdasarkan pengkodean. Set karakter ini termasuk huruf besar, angka-angka, dan tanda baca, serta beberapa karakter khusus.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Dua sistem penyandian (<em>encoding</em>) utama dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan <em>text processing</em> (pengolahan teks). Baik EBCDIC (<em>Extended Binary Coded Decimal Information Code</em>) maupun ASCII (<em>American Standard Code for Information Interchange</em>) dibuat berdasarkan penggunaan sebuah byte untuk memproses sandi dari data atomis. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Sebuah byte terdiri dari 8 bit data. Semenjak setiap byte boleh memiliki 2 pernyataan, 0 dan 1 atau “off” dan “on”, 1 byte mampu menampilkan 2<span style="position:relative;top:2pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/ADMINI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.gif" alt="" width="9" height="20" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> atau 256 karakter, ini membolehkan representasi dari huruf-huruf besar atau kecil, angka-angka, dan karakter khusus.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Selama beberapa tahun, ASCII menjadi standar untuk penyadian teks. Kode ASCII hanya menggunakan 7 dari informasi yang diberi nama kode 1 sampai 127. kode-kode ini terasuk huruf besar dan huruf kecil, angka-angka, tanda baca, beberapa karakter khusus, dan <em>non-printing control codes</em> (kode-kode kontrol tak tercetak).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Standar untuk kode-kode yang telah ada terus dikembangkan namun tidak diterima secara penuh. Microsoft Windows menggunakan ANSI (<em>American National Standard Institute</em>) yang merupakan kepanjangan dari kode ASCII dan juga kode RTF (<em>Rich Text Format</em>). Sebagai tambahan, untuk beberapa set karakter setiap sistem <em>word processing</em> (pengolah kata) memiliki set kode-kode masing-masing untuk mengindikasikan fungsi pengolah kata, termasuk spasi, batas garis halaman, tanda penghubung, karakteristik huruf, dll. Tidak adanya standarisasi didalam hal ini disebabkan oleh program konversi yang berlebihan karena pengembang dari setiap sistem mencari kompatibilitas dengan sistem lainnya tanpa meninggalkan kode khusus milik mereka sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Kebanyakan sistem pengolahan kata saat ini menyediakan konversi dua arah antara kode-kode mereka dengan standar kode ASCII. Beberapa lainnya juga menyediakan fasilitas konversi langsung. Proses konversi seperti itu mungkin tidak akan berjalan sempurna karena adanya beberapa pengabaian dan kesalahan penerjemahan dari beberapa karakter.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Kompresi Data</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Dengan bertambahnya penekanan pada basis data full-text, masalah yang dihadapi untuk menangani kuantitas data menjadi sangat penting. Waktu yang dibutuhkan untuk mencari informasi pada sebuah basis data sangat tergantung pada jumlah dari data yang ada. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Untuk operasi sistem informasi yang efisien sangat membutuhkan kedua hal ini yaitu, pengorganisasian data yang baik dan kemungkinan untuk menemukan representasi dari data yang lebih efisien.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Maka dari itu, berkembanglah sebuah ketertarikan untuk menggunakan proses kompresi data. Masing-masing wakil dokumen mewakili hilangnya beberapa data dari dokumen aslinya. Karena wakil dokumen ini berguna bagi pengguna maka data-data yang hilang tadi tidak jadi masalah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Bagaimanapun, pengguna mungkin tidak merasa yakin apakah wakil-wakil dari dokumen menampilkan informasi yang relevan dan hilangnya beberapa informasi mempengaruhi keefekifan dan efisiensi dari sistem informasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Salah satu teknik kompresi yang biasa digunakan adalah <em>stemming</em>, yaitu penghilangan sufiks-sufiks tata bahasa, mengkonversi sebuah set kata-kata yang berhubungan menjadi bentuk dasarnya. Dengan pengurangan seprti ini maka akan menambah ruang penyimpanan basis data sebesar 30% dari isi informasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Ada</span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> dua keputusan awal yang harus dibuat mengingat kuatnya pengaruh data yang dikompresi. Salah satu pilihan untuk hal ini adalah tingkat kompresi. Kompresi bisa dilakukan pada tingkat karakter atau tingkat kata. Metode kompresi bisa dikembangkan pada basis frekuensi dari kata-kata dan frase-frase. Keuntungan dari kompresi ditingkat karakter adalah set karakter yang ditangani relatif kecil. Sedangkan keuntungan dari kompresi pada tingkat kata adalah proses kompresi berjalan lebih cepat dan lebih efektif.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Pilihan kedua adalah jenis dari model data yang digunakan. Semua teknik kompresi teks secara esensial berdasarkan pada distribusi stastistik dari objek yang dikompresi, baik itu karakter-karakter atau kata-kata. Konsep dasarnya adalah kode kompresi yang pendek dan efisien harus digunakan untuk simbol-simbol yang muncul secara frekuentif.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Ada</span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> dua jenis utama dari model data. Model statis dan model adaptif. Model statis dibuat dengan memeriksa sampel teks dan membangun tabel statistik yang mewakili sampel tersebut. Model ini digunakan untuk seluruh bagian teks yang akan dikompresi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Model adaptif dimulai dengan sebuah prioritas distribusi stastistik untuk simbol-simbol teks tetapi memodifikasi distribusi tersebut kedalam setiap karakter atau kata yang dibuat sandi (<em>encoded</em>). Model adaptif harus menjadi sebuah representasi tertutup dari sifat statistik pada teks yang spesifik didalam basis data.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Model ketiga diluar kedua model tersebut yaitu model semi-statis, yang merupakan gabungan dari kedua jenis model utama diatas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Tipe-tipe berbeda untuk model-model data memiliki beberapa efek pada proses kompresi. Pertama, semenjak model-model statis melibatkan sedikit proses komputasi maka model-model stastis tersebut menyediakan kompresi dan dekompresi yang lebih cepat. Kedua, sejak model-model adaptif memenuhi teks aktual secara lebih dekat, maka model-model adaptif ini menyediakan tingkat kompresi yang lebih tinggi. Ketiga, sejakfungsi dari model-model adaptif bergantung pada analisis dinamis pada teks selama kompresi, interpretasi kode hanya berjalan setengahnya. Hal ini berarti ada satu bagian yang tidak bisa menerjemahkan kode.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Ada</span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> tiga jenis kode yang biasa digunakan dalam proses kompresi teks, yaitu Huffman Codes, Ziv-Lempel Codes, dan Arithmatic Codes. Huffman Codes merupakan sebuah kode statis yang biasa digunakan pada model kompresi data semi-statis. Ziv-Lempel Codes memiliki tingkat kompresi yang lebih besar dari Huffman Codes. Ziv-Lempel Codes sendiri merupakan model pengkodean adaptif.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Jenis terakhir adalah <em>arithmetic coding</em> (pengkodean aritmatik). Pada metode ini, aliran teks diwakili oleh angka yang menggambarkan distribusi frekuensi stastistik dari simbol-simbol. Distribusi stastistik ini kemudian dirubah seperti pada pengkodean teks. Distribusi mengendalikan kalkulasi dari angka yang mewakili teks, yaitu 0 dan 1. Metode ini memberikan kompresi yang lebih tinggi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Dokumen Teks</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Porsi terbesar dari data dalam kebanyakan dokumen terdiri dari pernyataan-pernyataan atau teks yang tertulis dengan beberapa bahasa alami. Gambaran dasar dari teks adalah karakter, termasuk tanda baca, spasi, dan konversi tulisan yang memberi struktur lebih pada teks.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Syntax dan semantik dari kalimat atau paragraf digunakan untuk menentukan apakah hal ini memenuhi kebutuhan informasi. Sistem temu balik informasi yang ada saat ini sering menggabungkan beberapa petunjuk linguistik kedalam sistem pengolahan data untuk satu tujuan yaitu mencocokkan teks kepada query.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Markup Languages</span></em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> adalah salah satu alat yang tersedia untuk menerjemahkan sebuah dokumen teks. Bagaimanapun, ketika <em>markup language</em> disimpan bersama dokumen, maka akan menyediakan nilai berharga sebagai petunjuk untuk temu balik informasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Bahasa markup yang sering digunakan adalah SGML (<em>Standard Generalized Markup Language</em>). Bagian dari SGML disebut HTML (<em>Hyper Text Markup Languange</em>) yang biasa digunakan untuk membuat sebuah halaman web untuk <em>World Wide Web</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Pada sebuah dokumen, seringkali diminta segmentasi. Segmentasi adalah identifikasi dari berbagai bagian tekstual dan non-tekstual dari sebuah dokumen. Banyak dokumen berisi elemen-elemen grafis seperti tabel dan gambar. Dalam penerjemahan dokumen sangat penting untuk mengenali elemen-elemen non tekstual.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Teknik yang digunakan pada segmentasi adalah penempatan indentasi dan penggunaan karakteristik grafis untuk membantu membedakan dan memisahkan teks dari gambar dan tabel.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Gambar dan Suara </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Ada</span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> empat standar yang telah dikembangkan untuk kompresi gambar. CCITT telah mengeluarkan standar dalam pengiriman faksimili yang berdasarkan pada <em>run length encoding</em>. Dan juga bisa di<em>encode</em> dengan menggunakan <em>arithmathic coding</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Tiga standar lainnya dikembangkan berdasarkan kepada <em>context encoding</em>. JBIG atau <em>Joint Bilevel Experts Group</em> dikembangkan untuk ambar bilevel (hitam dan putih) dan <em>grayscale</em> yang biasa digunakan pada dokumen-dokumen faksimili dan beberapa terbitan ilmiah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">JPEG. <em>Joint Photographic Experts</em> Group bisa digunakan untuk gambar berwarna dan <em>grayscale</em>. JPEG dikenal sebagai standar pengkodean umum dibandingkan dengan JBIG.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">MPEG. <em>Moving Picture Experts Group</em>, diadaptasi dari kebutuhan dunia mulitimedia. Termasuk standar untuk pengkodean animasi dan gerakan (<em>motion</em>) serta suara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Basis data suara tetap berada pada masa pertumbuhannya dan kurang berkembang dibandingkan basisdata gambar. Hal ini diakibatkan oleh kecenderungan untuk lebih memusatkan diri pada proses transmisi suara daripada proses temu baliknya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">MIDI</span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> (<em>Music Instrument Digital Interfaces</em>) adalah metode yang umum digunakan untuk pengkodean suara. Untuk perluasan dari data yang berupa gambar dan suara yang ditangani melalui <em>textual surrogates</em>, struktur tekstual data dan teknik pemrosesan yang sesuai harus digunakan.</span></p>
<p>(Tugas Mata Kuliah Information Retrieval, disarikan dari buku &#8220;Information Storage &amp; Retrieval&#8221; by Robert R. Korfhage)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alhakamidium.wordpress.com/49/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alhakamidium.wordpress.com/49/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alhakamidium.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alhakamidium.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alhakamidium.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alhakamidium.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alhakamidium.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alhakamidium.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alhakamidium.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alhakamidium.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alhakamidium.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alhakamidium.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alhakamidium.wordpress.com&blog=930085&post=49&subd=alhakamidium&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alhakamidium.wordpress.com/2008/09/01/document-query-forms/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24c67ed6816c5c5c398aa4c92b88316f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alhakamidium</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/ADMINI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Catatan Pertemuan dan Sebuah Kitab Omong Kosong</title>
		<link>http://alhakamidium.wordpress.com/2008/08/23/catatan-pertemuan-dan-sebuah-kitab-omong-kosong/</link>
		<comments>http://alhakamidium.wordpress.com/2008/08/23/catatan-pertemuan-dan-sebuah-kitab-omong-kosong/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Aug 2008 07:59:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alhakamidium</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pendek]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alhakamidium.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Bung, lama rasanya saya tidak menyurati anda. Saya kira anda sedang sibuk ya. Oh ya, saya baru ingat kalo anda sedang berada di luar negeri, tepatnya di Inggris sana, nonton opening ceremony English Premier League. Wah, anda masih suka sepakbola toh. Salut. Anda tonton match yang mana? Newcastle vs United? Atau anda malah berada di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alhakamidium.wordpress.com&blog=930085&post=46&subd=alhakamidium&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bung, lama rasanya saya tidak menyurati anda. Saya kira anda sedang sibuk ya. Oh ya, saya baru ingat kalo anda sedang berada di luar negeri, tepatnya di Inggris sana, nonton opening ceremony English Premier League. Wah, anda masih suka sepakbola toh. Salut. Anda tonton match yang mana? Newcastle vs United? Atau anda malah berada di Stamford Bridge, atau di Emirates Stadium. Saya tunggu saja kiriman fotonya bung, sebagai bukti kalau anda benar-benar ada disana.</p>
<p>Begini Bung. Suatu malam saya berkenalan dengan seorang Bule dari Jerman, Michael namanya (jadi teringat Michael Ballack). Dia datang dari Jakarta dua hari yang lalu. Rupanya dia diundang untuk menjadi pembicara dalam suatu forum yang membahas tentang Arsitektur. Banyak yang kami ceritakan terutama mengenai dunia perpustakaan di Jerman dan di Indonesia, negeri kita ini Bung.</p>
<p>Perbincangan kami makin menarik terutama ketika saya menunjukkan Jalan Braga tempat dimana banyak gedung lama dengan arsitektur masa art deco. Walaupun bahasa inggris saya tidak terlalu bagus rupanya dia sangat antusias dengan cerita saya. Apalagi waktu dia bercerita tentang keadaan perpustakaan di negerinya BMW itu.</p>
<p>Staat Bibliotheek, bahasa Jerman dari Perpustakaan Milik Negara atau yang dikelola negara dan bisa berada di daerah (semacam Bapusda). Dia bilang, &#8220;library is a part of our daily life, even politicians made decisions after they&#8217;re going and find something in library.&#8221; Wow. Amazing sekali bukan, &#8220;part of our daily life&#8230;&#8221; bagian hidup sehari-hari. Mungkin saja, karena itu pula Pak Habibie Sang Teknokrat produk Bavaria yang kurang lebih sekelas dengan Mercedes-Benz buatan Stuttgart itu mendapatkan predikat summa cum laude(IPK = 4) waktu sekolah dulu. Anda tahu itu kan Bung, walau pun anda cuma magna cum laude? Pertanyaan besarnya bukan itu, tetapi sudahkah kita seperti itu? Dimana perpustakaan menjadi bagian dari gaya hidup kita. Saya kira kalau cuma perpustakaannya saja secara fisik itu sulit. Tapi, apa yang perpustakaan punya dan bisa disebarkan pada masyarakat itulah yang akan lebih bermanfaat. Dan rasanya tidak salah bila itu menjadi tanggung jawab pustakawan, ya kan Bung?</p>
<p>Nah, bagaimana menurut pendapat anda sendiri. Saya yakin bukan hanya pustakawan saja yang harus melakukannya, tetapi juga peran masyarakat juga diperlukan, tinggal bagaimana kita meng-encourage mereka untuk memberikan nilai tambah pada kehidupan mereka sendiri dengan datang ke perpustakaan atau malah membaca buku yang mereka sukai.</p>
<p>Anda tentu suka baca kan Bung? Waktu saya ke rumah anda waktu itu saya lihat anda sedang membaca Kitab Omong Kosong dari Seno Gumira Ajidarma. Anda sudah sampai pada pertengahan cerita, yang seingat saya Rama dan Sinta sudah moksa dan Maneka dan Satya sedang melanjutkan perjalanan mencari Hanoman yang sedang bertapa. Saya pikir Kitab Omong Kosong adalah sebuah kumpulan omong kosong layaknya janji-janji calon wakil rakyat yang sekarang nongkrong di DPR. Ternyata tidak, buku itu juga memberi pencerahan tentang bagaimana seorang negarawan harus bersikap pada rakyatnya, lalu apakah kejahatan harus dibalas dengan kejahatan pula, apakah cinta dan kekuasaan adalah hal yang terlarang, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Nah, bayangkan saja seandainya masyakarat kita mau membacanya atau minimal mereka mau mendengarkan juru cerita tentu kita bisa mengambil hikmah dibalik cerita yang cuma omong kosong itu. Kita terlalu sibuk untuk itu Bung, yang kita pedulikan hanyalah BBM yang harganya naik, Susahnya nyari LPG (baca: elpiji), gosip artis hari ini, siapa pemenang kontes instan ini, harga komoditas yang semakin membungkam mulut ibu rumah tangga kala berhadapan dengan tukang sayur keliling, dan masih banyak lagi tak terkecuali rencana pemerintah menaikkan gaji PNS pada Januari 2009. Semua itu lah yang mengisi pikiran kita hingga kadang-kadang kita lupa untuk memikirkan isi hidup kita sendiri. Bila memang masyarakat kita sudah sampai pada tahap ini, saya yakin kita tidak perlu lagi berteriak lantang untuk mensosialisasikan larangan korupsi, kita tidak perlu lagi berselisih pandang tentang pelaksanaan hukuman mati, tidak perlu lagi bertentangan pendapat hingga saling berebut kekuasaan. Saya optimis, Anda Bung?</p>
<p>Salam dari Bukit,</p>
<p>Bukit Pakar Timur 100, 23 Agustus 2008, 15.48</p>
<p><span style="font-size:85%;">NB: Anda masih mau lanjut baca kitab itu kan?</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alhakamidium.wordpress.com/46/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alhakamidium.wordpress.com/46/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alhakamidium.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alhakamidium.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alhakamidium.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alhakamidium.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alhakamidium.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alhakamidium.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alhakamidium.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alhakamidium.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alhakamidium.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alhakamidium.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alhakamidium.wordpress.com&blog=930085&post=46&subd=alhakamidium&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alhakamidium.wordpress.com/2008/08/23/catatan-pertemuan-dan-sebuah-kitab-omong-kosong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24c67ed6816c5c5c398aa4c92b88316f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alhakamidium</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lihat Sekitar Kita</title>
		<link>http://alhakamidium.wordpress.com/2008/08/14/lihat-sekitar-kita/</link>
		<comments>http://alhakamidium.wordpress.com/2008/08/14/lihat-sekitar-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 10:06:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alhakamidium</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pendek]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alhakamidium.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Sore,
Bung, mungkin anda sudah pulang ketika tulisan ini siap untuk diposting. Tapi tak apa, Bung bisa main lagi kemari esok hari. Begini Bung, sore ini saya membaca sebuah katalog punya Pak Naryo. Sebuah katalog pameran petani di Yogyakarta. Bung, pernah dengar Rumah Seni Cemeti yang digagas seorang Londo bernama Mbak Mella Jaarsma. Saya yakin anda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alhakamidium.wordpress.com&blog=930085&post=42&subd=alhakamidium&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sore,</p>
<p>Bung, mungkin anda sudah pulang ketika tulisan ini siap untuk diposting. Tapi tak apa, Bung bisa main lagi kemari esok hari. Begini Bung, sore ini saya membaca sebuah katalog punya Pak Naryo. Sebuah katalog pameran petani di Yogyakarta. Bung, pernah dengar Rumah Seni Cemeti yang digagas seorang Londo bernama Mbak Mella Jaarsma. Saya yakin anda tahu, katanya anda sempat dikirimkan kursus singkat di UGM ya.</p>
<p>Itulah sebuah contoh bagaimana hubungan keberadaan sebuah lembaga ruang publik dengan masyarakat disekitarnya. Saya kira cuma seniman saja (atau calon seniman, atau malah seniman jadi-jadian) saja yang bisa pameran disitu. Ternyata tidak, Bung. Para petani (yang jelas-jelas Rakyat!) justru menampilkan semua yang mereka bisa. Ada art performance, maupun karya-karya lainnya.</p>
<p>Bagaimana dengan Perpustakaan yang sedang Bung pimpin? Apakah pernah perpustakaan anda mengajak orang-orang di lingkungan sekitar untuk berpartisipasi-walau hanya sekedar melihat-lihat koleksi yang (lagi-lagi) katanya bersumber dari anggaran negara? Apakah bung pernah memfasilitasi mereka untuk mendapatkan bacaan dan sumber informasi yang menjadi haknya? Atau malah anda tutup mata akan keberadaan mereka di sekitar anda? Waduh, kalau begitu ada yang salah.</p>
<p>Namun, sepenuhnya bukan salah anda Bung. Perpustakaan anda kabarnya berada di kawasan CBD (Central Business District). Saya belum pernah kesana jadi belum tahu pastinya. Bung, pasti belum sadar kalau di kawasan sekitar situ di huni oleh berbagai tingkatan kelas. Mulai General Manager, Manager, Eksekutif, Supervisor, dan Staf. Kenapa Bung tidak mengajak mereka untuk sekedar menumpahkan mumetnya isi kepala akibat tekanan stress dan tuntutan pekerjaan.</p>
<p>Ajaklah mereka sekali-kali. Buatkan pameran seni atau sekedar Lomba Menulis Bebas. Maka nanti Bung tak akan lagi heran ketika membaca sebuah tulisan dari seorang staf yang sangat membenci atasannya-dan ingin membunuhnya hanya karena atasannya terlalu kaku. Atau, catatan seorang General Manager yang kepincut sama stafnya yang janda itu hanya karena dia berparfum Obsession dari Calvin Klein. Hahaha. Itu cuma intermezzo saja. Jangan dianggap terlalu serius.</p>
<p>Bagaimana Bung, apakah anda sudah siap untuk melihat di sekitar kita? Saya kira anda siap dan bisa melakukannya. Bukankah Bung pernah menulis tesis tentang Sosiologi Masyarakat Perkotaan dan Hubungannya dengan Perpustakaan Sebagai Ruang Publik yang telah diuji sehingga Bung mendapat gelar master dengan predikat magna cum laude. Mbak Mella saja yang bukan asli bangsa kita mampu dan berani melakukannya, dan hebatnya pada sekelompok petani, bukan kalangan menengah baru itu, karena hakikatnya seni adalah untuk semua orang. Anda juga tahu informasi adalah hak semua orang kan?. Jadi anda tidak perlu membatasi aksesnya kan?. Semoga anda mau berbuat. Demi kepentingan kita semua. Demi kepentingan Bangsa ini, Bung. Semoga anda mau melihat sekeliling anda Bung. Semoga tirai di Mercy yang anda pasang kemarin tidak menghalangi niat baik anda***). Semoga.</p>
<p>Salam dari Bukit,</p>
<p>Bukit Pakar Timur 100, 14 Agustus 2008, 16.45 WIB</p>
<p><span style="font-size:85%;">NB: Saya juga mau jadi petani, setiap pagi mengawasi sawah dan kebun naik helikopter kaya Sukab**)</span></p>
<p><span style="font-size:78%;"><br />
*) Judul tulisan ini mirip dengan judul lagu Krakatau, <span style="font-style:italic;font-weight:bold;">Lihat sekitar kita</span>. Muncul juga di album Base Jam, Sinergi.<br />
**) Catatan singkat tentang Sukab, di Surat Dari Palmerah, Seno Gumira Ajidarma, KPG, 2002<br />
***) Saat ini, banyak sekali mobil yang dipasangi tirai-terutama di kota besar, setelah booming kaca film, e</span><span style="font-size:78%;">ntah karena privasi atau sinar matahari yang memang semakin menyilaukan</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alhakamidium.wordpress.com/42/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alhakamidium.wordpress.com/42/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alhakamidium.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alhakamidium.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alhakamidium.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alhakamidium.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alhakamidium.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alhakamidium.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alhakamidium.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alhakamidium.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alhakamidium.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alhakamidium.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alhakamidium.wordpress.com&blog=930085&post=42&subd=alhakamidium&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alhakamidium.wordpress.com/2008/08/14/lihat-sekitar-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24c67ed6816c5c5c398aa4c92b88316f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alhakamidium</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Internet dan Laptopisme</title>
		<link>http://alhakamidium.wordpress.com/2007/04/01/internet-dan-laptopisme/</link>
		<comments>http://alhakamidium.wordpress.com/2007/04/01/internet-dan-laptopisme/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Apr 2007 09:04:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alhakamidium</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[ICT]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[laptop]]></category>
		<category><![CDATA[laptopisme]]></category>
		<category><![CDATA[media branding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alhakamidium.wordpress.com/2007/04/01/internet-dan-laptopisme/</guid>
		<description><![CDATA[Internet dan Laptopisme


Bagi anda yang sudah tidak asing lagi dengan dunia maya mungkin anda masih ingat dengan berapa alamat e-mail yang pernah anda buat, berapa blog yang anda miliki, foto-foto yang diupload ke friendster, berapa jumlah milis dan newsgroup yang pernah atau sedang anda ikuti, maupun aktivitas lainnya yang bisa dilakukan di internet (browsing, hacking?!!!;….) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alhakamidium.wordpress.com&blog=930085&post=3&subd=alhakamidium&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Internet dan Laptopisme</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;" align="center"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"><a title="_ftnref1" name="_ftnref1" href="#_ftn1"><span class="MsoFootnoteReference"><span></span></span></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Bagi anda yang sudah tidak asing lagi dengan dunia maya mungkin anda masih ingat dengan berapa alamat e-mail yang pernah anda buat, berapa blog yang anda miliki, foto-foto yang diupload ke friendster, berapa jumlah milis dan newsgroup yang pernah atau sedang anda ikuti, maupun aktivitas lainnya yang bisa dilakukan di internet (browsing, hacking?!!!;….) walau Cuma sekedar ikut-ikutan atau memang mungkin anda memerlukannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Untuk anda yang aktif di milis, memiliki blog, account di friendster mungkin anda memerlukan lebih dari sekedar ikut-ikutan. Artinya, anda juga turut menggunakannya karena anda memang memerlukannya sebagai media untuk eksistensi-aktualisasi-ekspresi diri, berbagi informasi, mengikuti perkembangan terkini, maupun sekedar mengembangkan hobi menulis dan menuangkan pikiran ke dalam sebuah tulisan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Perkembangan teknologi informasi dan komputer yang semakin berkembang saat ini menuntut penggunanya untuk memiliki mobilitas akses yang tak terbatas terhadap hal tersebut. Untuk itu, diperlukan suatu perangkat mobile yang mampu menangani semua keinginan itu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Laptop. Kenapa harus laptop? Ya, karena<span> </span>gadget yang satu ini merupakan perangkat yang bisa melakukan semual hal itu dengan praktis.<span> </span>Untuk anda yang tidak memiliki koneksi internet di tempat aktivitas anda (sekolah, kampus, kantor) tentunya anda akan menggunakan warnet untuk mengakses internet. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Lain halnya bila anda memiliki sebuah laptop. Anda tidak perlu repot-repot mengantri dan berinternet ria di ruang sempit yang ada di warnet. Anda cukup jalan-jalan ke sebuah mall atau pusat perbelanjaan/bisnis yang memiliki fasilitas hot-spot. Nyalakan laptop dan buat koneksi ke Wireless LAN yang tersedia di tempat tersebut. Mudah bukan?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Kemajuan teknologi pun membuat kehidupan manusia semakin mudah dan praktis. Bila ditarik korelasi antara internet dan laptop maka akan tampak suatu hubungan yang saling berkaitan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Internet kini telah menjadi media eksistensi-aktualisasi-ekspresi bagi sebagian orang. Maka tak heran apabila kini bermunculan situs-situs seperti itu. Lihat saja friendster, multiply, blogger, wordpress, dll, yang menawarkan berbagai fasilitas eksistensi-aktualisasi-ekspresi individu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Namun, kendalanya adalah tidak semua orang mempunyai akses, waktu, dan biaya yang cukup untuk memenuhi kebutuhannya tersebut. Oleh karena itu, solusinya adalah dengan menyediakan fasilitas Wireless LAN yang dipancarkan melalui titik-titik hot-spot dan untungnya beberapa penyedia layanan ini membebaskan penggunanya dari biaya akses. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Nah, karena boleh dibilang ‘masih gratis’ maka bagi pengguna internet yang menginginkan fasilitas tersebut harus memiliki laptop. Mahal memang, tetapi itulah harga yang harus dibayar untuk pemenuhan satu kebutuhan personal individu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Namun bukan hanya itu saja faktor yang mendorong seseorang untuk memiliki laptop/notebook. Beberapa faktor lainnya yang perlu diperhatikan adalah, semakin terbukanya persaingan antar produsen notebook sehingga harga yang ditawarkan ke konsumen pun semakin bersaing. Belum lagi semakin maraknya penjualan laptop bekas yang didatangkan langsung dari negeri asalnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Lalu yang sepertinya masih jadi alasan utama untuk beralih dari PC desktop ke laptop adalah fungsi utamanya sebagai perangkat pendukung pekerjaan. Hal ini jelas tidak bisa dipungkiri. Karena bisa dibawa kemana-mana maka laptop menawarkan kemudahan untuk menyelesaikan pekerjaan. Sudah bisa dilihat di ruang perpustakaan skripsi yang penuh dengan mahasiswa yang mengetik dengan menggunakan laptop (bentuk plagiatisme modern….???). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah, konsumsi daya listrik yang lebih rendah dibandingkan dengan PC Desktop. Dengan harga listrik yang termahal di Asean, pengguna komputer di Indonesia bisa lebih menghemat pengeluaran dengan menggunakan laptop yang memiliki konsumsi daya listrik yang lebih rendah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Diluar itu semua, menurut penulis masih ada lagi faktor lainnya yang ikut mempengaruhi semakin begairahnya kembali pasar laptop/notebook di negeri ini yaitu suatu ungkapan yang sudah tidak asing lagi di telinga kita lewat ucapan si pembawa acara yang <em>wong ndeso</em> dari Semarang (jangan bilang nggak tau!). Ya, kembali ke …&#8230; … … <span> </span>Anda pasti sudah tahu kelanjutannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Kehadiran laptop di media pun ikut menaikkan pamor laptop/sebagai pengganti PC desktop. Tidak hanya di acara itu saja. Lihat di beberapa acara infotainment yang memajang keanggunan sang presenter dibalut dengan kemewahan suatu brand laptop/notebook tertentu. Media elektronik terutama televisi telah menjadi medium yang efektif untuk branding sebuah produk laptop/notebook. Ingat teori jarum hipodermik? dengan begitu merk produk tersebut akan berada di top-of-mind khalayak pemirsa televisi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Dari hasil pengamatan terbatas penulis, hanya dengan uang sejumlah 1,5-7 juta kita bisa memiliki sebuah laptop yang kemampuannya sudah lumayan untuk sekedar mengetik, nonton DVD, bahkan berselancar di internet. Bahkan di beberapa pameran yang telah penulis kunjungi, harga yang ditawarkan untuk sebuah produk baru sudah sebanding dengan manfaat apa yang bisa dapatkan. Contohnya, hampir setiap produk laptop terkini sudah menyertakan fasilitas Wi-Fi yang bisa digunakan untuk koneksi ke internet melalui hot-spot. Memasuki kuartal pertama tahun 2007 ini pabrikan produsen laptop semakin giat dalam melakukan promosi demi meningkatkan volume penjualan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Namun begitu, terkadang jumlah tersebut belum termasuk lisensi sistem operasi. Sehingga, banyak produsen laptop yang mengindikasikan bahwa produk mereka hanya disertai DOS (disk operating system) tanpa dilengkapi dengan sistem operasi. Solusinya, banyak produsen yang kemudian menggunakan sistem operasi berbasis open-source seperti Linux. Dengan demikian, produsen tersebut tidak perlu repot-repot dengan lisensi sistem operasi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Untuk anda yang tidak akrab dengan sistem operasi berbasis open-source, anda sudah pasti enggan dan sulit beradaptasi dengan kondisi seperti itu. Apalagi, harga yang dipatok oleh produsen notebook dengan lisensi sistem operasi Windows XP adalah berkisar antara Rp. 9-15 Juta dan untuk Windows Vista Rp.10-22 Juta. Cukup fantastis bukan! Kondisi seperti ini akan membuat software piracy semakin sulit untuk dihindari. Belum lagi program IGOS pemerintah yang masih kurang tersosialisasi dengan baik kepada masyarakat luas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Untuk mengakhiri tulisan ini, laptop dengan berbagai keunggulan dan kelebihannya memang menawarkan suatu solusi untuk pemenuhan kebutuhan manusia. Semua kembali kepada kita sebagai calon pembeli, pengguna, maupun sekedar pengamat. Asalkan digunakan dengan bijak dan sesuai dengan fungsinya maka laptop akan membawa manfaat bagi kita entah dalam urusan pekerjaan ataupun hal lainnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Lewat tulisan ini penulis memberikan suatu wacana pemikiran yang hanya didukung pengamatan terbatas tentang fenomena yang nampak dewasa ini. Penulis mengajak kepada pembaca untuk ikut berpartisipasi dalam mengembangkan wacana ini sehingga suatu saat kita tidak akan lagi kaget bila harus kembali ke laptop. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:center;" align="center"><em><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Arial;">“Selamat menikmati bagi anda yang punya dan selamat bermimpi bagi anda yang berharap suatu saat akan memilikinya.”</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Pharmindo-Cimahi, 11 March 2007, 18.00</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;">
<p class="MsoFootnoteText"><a title="_ftn1" name="_ftn1" href="#_ftnref1"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:Arial;"></span></span></a><span style="font-size:8pt;font-family:Arial;"> *) Mahasiswa Ilmu Informasi &amp; Perpustakaan UNPAD angkatan 2004. Penikmat, Pengguna dan Pengamat Komputer. Dinyatakan Lulus pada Maret 2008 dengan skripsi berjudul &#8220;Faktor-faktor Pendorong dalam Pemilihan Bacaan Komik&#8221;<br />
</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alhakamidium.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alhakamidium.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alhakamidium.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alhakamidium.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alhakamidium.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alhakamidium.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alhakamidium.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alhakamidium.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alhakamidium.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alhakamidium.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alhakamidium.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alhakamidium.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alhakamidium.wordpress.com&blog=930085&post=3&subd=alhakamidium&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alhakamidium.wordpress.com/2007/04/01/internet-dan-laptopisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24c67ed6816c5c5c398aa4c92b88316f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alhakamidium</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>